Sistem Operasi
atau Operating System berfungsi
sebagai pengatur kerja komputer selama komputer bekerja serta sebagai
penghubung antara computer dan
pengguna. Pada dasarnya system operasi
merupakan fondasi dari terpakainya semua program aplikasi yang ada di dalamnya.
Selain berfungsi sebagai penyedia layanan, system operasi juga mengelola seluruh sumber daya system
computer. Apabila digambarkan
secara lengkap, maka kedudukan sistem operasi pada komputer adalah sebagai
berikut :
|
Program Booting Access
|
|
BIOS
|
|
Operating System (DOS, Windows, OS/2,
Linux, dan
lain-lain)
|
|
Application Program (Microsoft Word,
Microsoft Excel, Microsoft Access, dan lain-lain)
|
Posisi Operating System
a.
Booting,
merupakan proses untuk menyalakan kembali perangkat komputer dimana
apabila computer tersebut dihidupkan, maka file-file yang akan menjalankan
system operasi mulai dieksekusikan. Proses Booting dibedakan menjadi 2 cara
yaitu sebagai berikut :
1.
Cold Boot, yaitu proses booting yang dilakukan dari
keadaan computer mati dengan cara menekan tombol Power.
2.
Warm Boot, yaitu proses booting yang dilakukan pada
waktu computer dalam keadaan hidup. Dilakukan dengan menekan tombol Reset atau dengan menggunakan kombinasi
tombol Ctrl+Alt+Del pada keyboard
secara bersamaan.
b.
BIOS,
merupakan bagian dari system operasi yang digunakan untuk mengidentifikasi
program dan memberi instruksi untuk hardware yang ada pada computer. BIOS
memiliki sifat sebagai berikut :
1.
Mengatur konfigurasi dasar pada computer.
2.
Menjalankan system operasi.
3.
Mengidentifikasi dan pengujian terhadap perangkat
keras yang terdapat pada computer.
Untuk
melihat tampilan BIOS, maka pada saat computer dihidupkan dan melakukan setting konfigurasi, tekan tombol Del atau Delete pada keyboard. Setelah itu, akan muncul tampilan BIOS
seperti berikut :
|
- Standard CMOS Features
-
Advanced BIOS Features
-
Advanced Chipset Features
-
Integrated Peripherals
-
Power Management Setup
-
PnP/PCI Configurations
- H/W Monitor
|
Load Optimized
Defaults Set User
Password Save &
Exit Setup Exit
Without Saving
|
|
Esc : Quit F10 : Save & Exit Setup : Select Item
|
|
|
Time, Date, Hard Disk Type ...
|
|
Keterangan :
-
Standard CMOS Features :
untuk setting standar pada computer misalnya tanggal, waktu, jenis harddisk, disk drive, dan
monitor.
-
Advanced BIOS Features :
untuk mengetahui informasi dari system yang dipakai dalam computer.
-
Advanced Chipset Features: untuk mengecek hardware
seperti RAM, USB, modem, sound card, dan lain-lain.
-
Integrated Peripherals :
untuk melakukan setup semua perangkat
yang mendukung kinerja computer.
-
Power Management Setup :
untuk mengatur Power yang terdapat pada computer.
-
PnP/PCI Configurations :
untuk mengidentifikasi PnP atau PCI yang terpasang dalam CPU.
-
H/W Monitor :
untuk melihat temperature dalam CPU, kecepatan fan (kipas) dalam CPU, dan lain-lain.
-
Load Optimized Defaults : untuk menggunakan standar optimal setting.
-
Set User Password :
untuk membuat password pada BIOS.
-
Save & Exit Setup :
untuk menyimpan perubahan setting sebelum
keluar dari BIOS.
-
Exit Without Saving :
untuk keluar dari BIOS tanpa menyimpan perubahan setting
yang dilakukan.
Cara
mengoperasikan BIOS adalah
menggunakan anak panah yang terdapat pada keyboard. Pilih salah satu setup yang ada dengan panah naik atau
turun, tekan tombol Enter, maka akan
muncul menu selanjutnya dengan beberapa pilihan setting di dalamnya.
c.
Operating
System, merupakan perangkat lunak untuk mengendalikan dan
mengoordinasi kegiatan dari system computer. Beberapa contoh system operasi
yang digunakan Antara lain sebagai berikut :
1. DOS (Disk Operating System)
DOS merupakan system operasi yang dibuat pertama kali tahun
1981 oleh perusahaan Microsoft. DOS memiliki antarmuka berbasis CLI (Command
Line Interface), sehingga saat ini jarang orang menggunakan system operasi ini.
Versi pertama system operasi DOS dibuat dalam bentuk disket. DOS itu sendiri
merupakan system operasi dasar yang selalu ada pada Windows.
Fungsi system operasi DOS antara lain untuk mengatur
memori, mengatur proses input dan output data, manajemen filedan
direktori, mengorganisasikan atau mengendalikan kegiatan computer, dan
lain-lain. Keunggulan dari system operasi DOS adalah system operasi ini mampu
menyelesaikan beberapa troubleshooting pada
hardware computer. Kelemahan dari DOS selain memiliki tampilan antar muka
berbasis teks (CLI), DOS juga memiliki keterbatasan dalam hal pengoperasian
karena sifatnya yang hanya dapat digunakan oleh satu pengguna (single user),
dan hanya dapat melakukan satu pekerjaan (single tasking).
Contoh system operasi DOS antara lain : MS-DOS, IBM
PC-DOS, DR-DOS, Novell Personal NetWare, Caldera DOS, dan FreeDOS.
2. IBM OS/2
Sistem operasi IBM OS/2 dibuat oleh International Bussiness Machine Corporation dan
Microsoft Corporation, untuk
digunakan pada computer IBM sebagai pengganti system operasi DOS.
Kata OS/2 singkatan dari Operating System/2. System operasi ini di desain agar dapat
menggunakan kemampuan penuh dari mikroprosesor Intel 80286, termasuk di
antaranya modus terproteksi (protected
mode), mampu menjalankan tugas secara simultan. Serta mendukung memori
virtual dengan tetap mempertahankan kompatibilitas dengan banyak perangkat
lunak MS DOS yang beredar saat itu.
3. UNIX
UNIX merupakan system operasi yang diciptakan oleh Ken Thompson dan Dennis Ritetie, dikembangkan oleh AT
& T Bell Labs pada tahun 1970-an.
Sistem operasi ini bisa digunakan untuk melakukan
koneksi antar jaringan, baik sebagai server
maupun workstation. Beberapa
kemampuan yang dimiliki system operasi UNIX antara lain sebagai berikut :
a.
Multi-tasking,
artinya system operasi ini dapat menjalankan banyak tugas sekaligus.
b.
Multi-user,
artinya system operasi ini bisa diakses oleh banyak pengguna sekaligus.
c.
Memiliki portabilitas yang baik, sehingga bisa dipakai
di beberapa platform system computer.
d.
Memiliki system file hierarki di mana pengguna dapat
mengorganisasikan informasi atau data dalam bentuk yang mudah diingat dan
diakses.
Keunggulan yang dimiliki system UNIX antara lain : multi-user dan multi-tasking, utility sederhana dengan kinerja tinggi, serta
system file berbentuk hierarkis. Adapun kelemahannya adalah tampilan antar muka
yang tidak menarik dan memori yang digunakan besar.
Di Indonesia system
operasi UNIX dipakai sebagai server aplikasi.
Contoh system operasi UNIX antara lain : Sun Solaris, HP UX, IBM AIX, BSD UNIX,
Free BSD, dan lain-lain.
4. LINUX
Linux
merupakan system operasi varian dari UNIX yang dibuat pada tahun 1991 oleh Linus Benedict Torvalds. Linux pertama
kali dibuat dengan tampilan antar muka berbasis teks (Command Line Interface/CLI), namun sekarang sudah tersedia Linux
dengan tampilan antar muka berbasis
grafis (Graphical User Interface/GUI).
Keunggulan
yang dimiliki oleh Linux antara lain :
a.
Linux merupakan system operasi yang bebas dan terbuka
(open source), sehingga bisa
digunakan tanpa biaya lisensi.
b.
Memiliki tingkat keamanan (security) yang tinggi dibandingkan dengan Windows.
c.
Software bisa diperbaharui setiap waktu.
Kelemahan
dari system operasi Linux antara lain :
a.
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux.
b.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendortertentu
yang tidak terlalu baik pada Linux.
c.
Proses instalasi software aplikasi tidak semudah di
Windows.
Contoh
system operasi Linux antara lain : SuSe, Debian, RedHat, Slackware, Mandrake,
Knoppix, dan lain-lain.
ora mudeng guys -_-
BalasHapuspodo gays
BalasHapusmantabb cuy
BalasHapusmantaps gan...tinggal diupdate lagi aja
BalasHapusAda yg bisa jawab dimana letak sistem operasi yang ad di komputer dan hpgak?
BalasHapus